Monday, August 1, 2016

Simulasi Digital Pengertian Komunikasi Dalam Jaringan (Daring)



Pengertian Komunikasi Dalam Jaringan (Daring) 
   
Setelah memahami makna komunikasi, sampailah kita pada Komunikasi Daring. Istilah Komunikasi Daring mengacu pada membaca, menulis, dan berkomunikasi melalui / menggunakan jaringan komputer. (Warschauer, M. 2001 pp. 207-212) 
Dengan kata lain, Komunikasi Daring adalah cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan atau melalui jaringan Internet. Komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut lazim disebut komunikasi di dunia maya atau cyberspace.
  
Perkembangan pertama komunikasi daring dimulai pada tahun 1960-an, ketika  peneliti  Amerika mengembangkan protokol yang memungkinkan mengirim dan menerima informasi atau pesan melalui komputer (Hafner & Lyon, 1996). Protokol tersebut dinamakan ARPANET, yang diluncurkan pada tahun 1969, akhirnya berkembang menjadi Internet. Internet berasal dari  interconnectednetworks yang disingkat menjadi Internetwork, atau Internet, yang digunakan oleh sekitar 200 juta orang di seluruh dunia pada pergantian millennium ke-3. 
 
Komunikasi daring menjadi mungkin dalam dunia pendidikan pertama kali pada tahun 1980-an, setelah pengembangan dan penyebaran komputer pribadi atau PC(personal computer). Latar belakang komunikasi daring dalam pembelajaran dan penelitian dapat dibagi menjadi dua periode yang  berbeda,  ditandai  oleh  pengenalan  komputer  sebagai  media pendidikan pada tahun 1980-an dan munculnya world wide web pada pertengahan 1990-an.  
Pada  periode  pertama,  sejak  pertengahan         1980-an  para  pendidik menemukan  potensi  media  pendidikan  untuk  pengajaran  bahasa (Cummins, 1986). Integrasi komunikasi yang dimediasi komputer di dalam kelas itu sendiri dibagi menjadi dua: yang pertama, beberapa pendidik mulai menggunakan e-mail untuk mengatur pertukaran informasi jarak jauh, dan yang kedua, pendidik mulai menggunakan program perangkat lunak  sinkron (Daedalus  Interchange.  Daedalus  Inc, 1989)  untuk memungkinkan percakapan komputer antarkelas.  
 
Komunikasi daring atau komunikasi virtual adalah cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan informasi atau pesan dilakukan dengan menggunakan Internet, atau melalui dunia maya (cyberspace). Komunikasi virtual pada abad ini dapat dilakukan di mana saja serta kapan  saja.  Salah  satu  bentuk  komunikasi  virtual  adalah  pada penggunaan Internet.  Internet  adalah  media  komunikasi  yang  cukup efektif dan efisien dengan tersedianya berbagai layanan fasilitas seperti web, chatting (mIR chat, Yahoo Masanger, Gtalk, dll), e-mail, friendster, facebook dan twitter
 
Begitu banyak fasilitas yang ditawarkan dalam dunia maya  untuk  melakukan  komunikasi,  dan  keberadaannya  semakin membuat manusia tergantung pada teknologi. Ketergantungan tersebut dapat dilihat pada maraknya penjualan ponsel dengan harga murah dan tawaran  kelengkapan  fasilitas  untuk  mengakses  Internet.  Kegemaran berkomunikasi yang bermedia Internet ini menimbulkan suatu komunitas baru yang disebut komunitas virtual




91








Simulasi digital Jenis Komunikasi



Jenis Komunikasi
  
 Kita mengenal 2 (dua) jenis atau kategori komunikasi. 
  1. Komunikasi lisan atau verbal, yaitu komunikasi menggunakan kata-kata, baik hal itu diucapkan, maupun ditulisan 
  2. Komunikasi nirkata atau nonverbal, yaitu komunikasi menggunakan bahasa tubuh, bahasa gerak atau gerak isyarat  (gesture), atau gambar.
Berbekal pengetahuan jenis atau kategori komunikasi tersebut,  dapat dikatakan bahwa komunikasi adalah perbuatan mentransfer pesan atau informasi dari satu tempat ke tempat lain, baik secara verbal atau lisan (menggunakan suara), tertulis (menggunakan barang cetak atau media digital seperti buku, majalah, laman, atau surel), maupun secara nirkata atau nonverbal  (menggunakan bahasa tubuh, gerak isyarat  (gesture), serta tekanan atau tinggi nada suara. 
 
Kemampuan  seseorang  berkomunikasi  diukur  dari  seberapa  akurat informasi atau pesan yang dikirim oleh komunikator (pengirim informasi) dapat diterima oleh komunikan (penerima informasi) dan sebaliknya. Hal tersebut juga menjadi ukuran seberapa mahir kita berkomunikasi.  
 
Mengasah  dan  mengembangkan  kemahiran  berkomunikasi  dalam kehidupan  keseharian  adalah  penting,   karena  dapat  membantu keseluruhan  aspek  perikehidupan  kita,  baik  dalam  kehidupan  sosial maupun kehidupan profesional. Kemampuan mengomunikasikan pesan atau informasi secara jelas, akurat, seperti yang dimaksudkan di atas adalah kecakapan hidup yang sangat vital dan tak dapat diabaikan. Jika Anda merasa belum memilikinya, jangan berkecil hati. Tak ada istilah terlambat untuk meningkatkan kemampuan Anda berkomunikasi, karena hal tersebut akan meningkatkan kualitas hidup Anda. 
 
Contoh sederhana adalah  ketika  Anda  melamar pekerjaan.  Saat  itu  Anda  sudah  harus menunjukkan kemahiran Anda berkomunikasi. Mulai dari berbicara secara jelas, akurat, tegas, tetapi tetap menjaga sopan santun, menatap mata pewawancara. Satu hal lagi, latih dan biasakan menyimak (listen) dengancermat, tidak sekadar mendengarkan (hear), dan menjawab pertanyaan secara cekatan dan cerdas. Tidak tergesa-gesaatau terburu-buru. Pikirkan terlebih dahulu sebelum Anda mengatakan. Hal-hal itulah yang biasanya dituntut pemberi kerja dari seorang pencari kerja.






Simulasi digital Pengertian Komunikasi



Pengertian Komunikasi 
 
Komunikasi telah digunakan sejak manusia pertama diturunkan ke muka bumi. Para ahli memaknai komunikasi antara lain sebagai berikut. Komunikasi  adalah  proses penyampaian  pikiran  atau  perasaan  oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak, dalam situasi yang tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk mengubah sikap atau tingkah laku seorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang diharapkan (Effendy, 2000 : 13). 
 
Komunikasi  adalah  proses  pemindahan  pengertian  dalam  bentuk gagasan, informasi, dari seseorang ke orang lain (Handoko, 2002 : 30). Tidak ada kelompok yang dapat eksis tanpa komunikasi. Menurut Robbins (2002 : 310) komunikasi adalah pentransferan makna di antara anggota kelompok.  Lewat  pentrasferan  makna,  informasi  dan  gagasan  dapat dihantarkan.  Tetapi  komunikasi  bukan  hanya  sekedar  menanamkan makna tetapi juga harus dapat dipahami.  
 
Rumusan ilmiah tersebut di atas barangkali tidak mudah dicerna. Definisi atau  batasan  komunikasi  yang  lebih  merakyat  dan  mudah  dipahami adalah seperti yang dikemukakan oleh Masrini (Pelajaran Bahasa Prancis untuk  Pemula, 2003)  dalam  bahasa  Betawi  sebagai  berikut: gua ngomong lu ngarti, lu ngomong gua ngarti.” Atau, dalam ragam tulis akan berbunyi sebagai berikut.
 
Komunikasi terjadi jika saya berbicara, Anda mengerti, dan sebaliknya
 jika Anda yang berbicara, saya mengerti. Jika Anda berbicara sedangkan mitra bicara Anda tidak mengerti, atau sebaliknya, maka komunikasi belum terjadi. Beberapa fungsi dari komunikasi antara lain sebagai berikut.
  • Sebagai  informasi:  komunikasi  membantu  proses  penyampaian informasi  yang diperlukan individu dan kelompok untuk mengambil keputusan  dengan  meneruskan  data  dan  menilai  pilihan-pilihan alternatif.
  • Sebagai kendali: komunikasi bertindak untuk mengendalikan perilaku anggota  dalam  beberapa  cara,  setiap  organisasi  mempunyai wewenang  dan  garis  panduan  formal  yang  harus  dipatuhi  oleh karyawan. 
  • Sebagai  motivasi:  komunikasi  membantu  perkembangan  motivasi dengan menjelaskan kepada para karyawan apa yang harus dilakukan bagaimana mereka bekerja baik dan apa yang dapat dikerjakan untuk memperbaiki kinerja jika itu di bawah standar.
  • Sebagai pengungkapan emosional: bagi sebagian komunitas, mereka memerlukan  interaksi  sosial,  komunikasi  yang  terjadi  di  dalam komunitas   itu   merupakan   cara   anggota   untuk   menunjukkan kekecewaan dan rasa puas.Oleh karena itu, komunikasi menyiarkan ungkapan emosional dari perasaan dan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan sosial.
 




Simulasi digital Teknik Presentasi (part 6)



Kegiatan  Belajar 5:  Menerapkan  pengetahuan  pengelolaan  informasi
digital melalui pemanfaatan perangkat lunak pengolah informasi
 

Teknik Presentasi
Pada KB 3 telah Anda pelajari seluk beluk dan berbagai fitur perangkat lunak presentasi PowerPoint. Dalam KB 5 ini akan kita pelajari bersama bagaimana  menerapkan  pengetahuan  perangkat  lunak  presentasi tersebut dalam membuat paparan dan kemudian memaparkannya, dua hal yang saling berkaitan dan saling menyesuaikan.
Menguasai penggunaan perangkat lunak PowerPoint akan mempermudah upaya kita menjadi pembicara yang efektif. Kemampuan mengekspresikan gagasan di depan orang lain atau kemampuan berbicara di depan umum adalah tujuan akhir kegiatan belajar ini dan merupakan kompetensi yang perlu dilatihkan. Sekali lagi, pahami benar, bahwa
Pada hakikatnya, melakukan presentasi tidak sekadar mengomunikasikan materi berupa gagasan atau konsep. tetapi merupakan keutuhan
mengekspresikan diri, yang mencakupi 3 hal utama, sebagai berikut:

  • penguasaan materi;

  • paparan yang menarik;

  • gairah dan semangat penyaji.


A.  Tujuan Pembelajaran 
Setelah mengikuti pembelajaran, Anda mampu:  
  • menentukan struktur materi dan desain tayangan/slide  
  • membuat tayangan,
  • memresentasikan dengan menarik, bergairah, dan tepat sasaran.


B. Uraian Materi 
Saat  ini  hampir  semua  bidang  profesi  memiliki  kebutuhan  untuk presentasi, baik untuk promosi produk maupun untuk mengomunikasikan pesan  berupa  gagasan  atau  konsep,  yang  tentunya  dibuat  untuk memecahkan suatu permasalahan.

Unduh selengkapnya disini!....